Once upon a time there is a magic dragon named Puff. Puff the magic dragon lived in
the sea, in island called Honah Lee. This is island was weather autumn and
beautiful island. Puff has afriend named Little jackie. They always together.
One day Jackie have a fear poblem. He was always
sad. Puff tried to comfort him with use her magic. Than Puff, Jackie drawing on
the paper and cut it out with her magic and changed the picture was Jackie so
called Little Jackie Paper. Puff and Jackie paper had the idea to made a trip. Jackie
was frightened in case of large waves in the seaand evil parate king. Together
they would travel on a boat with billowed sail. They was very happy, Jackie was
sitting on the tail of strong. Noble kings and princess would bow whenever they
came. Jackie fantasy realized the waves and the evil pirate king, but Puff always
advise that Jackie was always bold. Than Jackie be bold. When arrived on an
island with a gray night. They stop running and then the sound of thunder. That
not to scare Jackie. Puff lives forever because he has magic power but not for Jackie.
When Jackie had to return home.
Puff wasvery sad, because not friend of adventure. Then Puff insert himself
into the cave. And no Jackie being bold and not timid child...
Narrative
is a text focusing specific participants. Its social function is to tell
stories or past events and entertain the readers.
B.Purpose of Narrative
a.To amuse or entertain
b.To deal with actual/imaginative
experiencess in different ways
C.Generic Structure of Narrative
a.Orientation
It is about the opening paragraph where the characters of the story are
introduced.(berisi pengenalan tokoh,
tempat dan waktu terjadinya cerita (siapa atau apa, kapan dan dimana)
b.Complication
Where the problems in the story developed. (Permasalahan muncul / mulai terjadi dan berkembang)
c.Resolution
Where the problems in the story is solved. Masalah selesai, --- secara baik "happy
ending" ataupun buruk "bad ending".
NB :
Kadangkala susunan (generic structure) narrative text bisa berisi: Orientation, Complication, Evaluation,
Resolution dan Reorientation. Meski “Evaluation” dan “Reorientation” merupakan optional; bisa
ditambahkan dan bisa tidak. Evaluation
berisi penilaian/evaluasi terhadap jalannya cerita atau konflik. Sedangkan Reorientation berisi penyimpulan isi
akhir cerita.
Jika sudah mahir membuat cerita narrative, susunannya bisa diubah-ubah kok,
yang terpenting bagian-bagian di atas masih tetap ada dalam tulisan narrative
sobat.
D.Language Features of Narrative
a.Focus
on specific and individualized participants
b.The
use of material process (action verbs)
c.The
use of temporal conjunction and circumstances
d.The
use of Past Tense
e.The
use of some behavioral and verbal processes
f.The
use of relational and mental processes
E.Related
Post
a.Kinds of Narrative “Jenis/Macam Narrative
text”
b.Narrative Text : The Bear and The Rabbit
c.Contoh lain Text Narrative : Timun Mas
d.Contoh lain Text Narrative : The Story of Johan
e.Contoh lain Text Narrative : Let Me Love You
F.Example of Narrative Text
Narrative Analysis on
"Malin Kundang" Story
The
Myth of Malin Kundang
A long time ago, in a small village near the beach in West Sumatra, a woman and
her son lived. They were Malin Kundang and her mother. Her mother was a single
parent because Malin Kundang's father had passed away when he was a baby. Malin
Kundang had to live hard with his mother.
Malin Kundang was a healthy, dilligent, and strong boy. He usually went to sea
to catch fish. After getting fish he would bring it to his mother, or sold the
caught fish in the town.
One day, when Malin Kundang was sailing, he saw a merchant's ship which was
being raided by a small band of pirates. He helped the merchant. With his brave
and power, Malin Kundang defeated the pirates. The merchant was so happy and
thanked to him. In return the merchant asked Malin Kundang to sail with him. To
get a better life, Malin Kundang agreed. He left his mother alone.
Many years later, Malin Kundang became wealthy. He had a huge ship and was helped
by many ship crews loading trading goods. Perfectly he had a beautiful wife
too. When he was sailing his trading journey, his ship landed on a beach near a
small village. The villagers recognized him. The news ran fast in the town;
“Malin Kundang has become rich and now he is here”.
An old woman ran to the beach to meet the new rich merchant. She was Malin
Kundang’s mother. She wanted to hug him, released her sadness of being lonely
after so long time. Unfortunately, when the mother came, Malin Kundang who was
in front of his well dressed wife and his ship crews denied
meeting that old lonely woman. For three times her mother begged Malin Kundang
and for three times he yelled at her. At last Malin Kundang said to her
"Enough, old woman! I have never had a mother like you, a dirty and ugly
woman!" After that he ordered his crews to set sail. He would leave the
old mother again but in that time she was full of both sadness and angriness.
Finally, enraged, she cursed Malin Kundang that he would turn into a stone if
he didn't apologize. Malin Kundang just laughed and really set sail. In the quiet sea, suddenly a thunderstorm came. His huge ship was
wrecked and it was too late for Malin Kundang to apologize. He was thrown by
the wave out of his ship. He fell on a small island. It was really too late for
him to avoid his curse. Suddenly, he turned into a stone.
Narrative Analysis on
Generic Structure
Many believe that a story can teach a society certain
moral value. Most stories are build in narrative. Because it is a narrative
story, it must consists of complication. That complication, in fact, is the
moral value which like to be taught.
1.Orientation
the first paragraph is set to be the story
introduction. Reading the orientation, reader will know that the story is
characterized with Malin Kundang and his mother. Wes Sumatra is set as the
place.
2.Complication
this is the main element of narrative story. From the
Malin Kundang myth, we know that there are more than one complication. Many
stories are composed with multi complications. They are minor complication and
major complication. When Malin Kundang and her mother did life hard, it can be
the minor complication. this hard life in the first time was solved by his
successfultrading as new merchant. However this narrative sotry is more
interesting when we see the major complication among the participants- Malin
Kundang denied his mother after being successful merchant. In every story,
complication must be ended; happy ending or sad one
3.Resolution
this is the end of the story, the sad ending one.
Malin Kundang faces his curse of turning into a stone.
Comment in the teaching
learning process with Miss Wahyu :
I thinkit'sa typicalMiss Wahyu a veryniceteacher,
when teachingEnglish,he spokeeloquentlyand
alwaysmakes the atmospherebecomesnot boring. well,, though Isometimesdo notunderstand what it means.. hehehe
“Aduh, hari ini panas banget ya?” Kalimat ini
mungkin sering terdengar oleh telinga anda akhir-akhir ini. Atau malah bisa
jadi anda adalah salah satu dari orang tersebut yang mengatakannya.
Memang
hal itu sangat relevan sekali dengan keadaan bumi kita yang semakin panas.
Salah
satu penyebabnya adalah maningkatnya konsentrasi gas CO2 di
permukaan bumi atau lebih dikenal dengan nama Pemanasan Global atau Global
Warming.
Nah, dari pada penasaran lebih baik kitakupassatupersatu tentangPemanasanGlobal,Oke!
A.Penyebab Pemanasan Global atau
Global Warming
a.Efek Rumah Kaca
Efek
rumah kaca disebabkan karena naiknya konsentrasi gaskarbondioksida(CO2)dan gas-gas lainnya di atmosfer. Kenaikan konsentrasi gas CO2
ini disebabkan oleh kenaikan pembakaranbahan bakar minyak, batu bara
dan bahan bakar organik lainnya yang melampaui kemampuan tumbuhan-tumbuhan dan
laut untuk menyerapnya.
Energi
yang diserap dipantulkan kembali dalam bentuk radiasi inframerah oleh awan dan
permukaan bumi. Namun sebagian besar inframerah yang dipancarkan bumi tertahan
oleh awan dan gas CO2 dan gas lainnya, untuk dikembalikan ke
permukaan bumi. Dalam keadaan normal, efek rumah kaca diperlukan, dengan adanya
efek rumah kaca perbedaan suhu antara siang dan malam di bumi tidak terlalu
jauh berbeda.
Selain
gas CO2, yang dapat menimbulkan efek rumah kaca adalah belerang
dioksida, nitrogen monoksida (NO) dan nitrogen dioksida (NO2) serta
beberapa senyawa organik seperti gas metana danklorofluokarbon (CFC).
Gas-gas tersebut memegang peranan penting dalam meningkatkan efek rumah kaca.
b.Efek Umpan Balik
Efek-efek umpan balik karena pengaruh awan sedang
menjadi objek penelitian saat ini. Bila dilihat dari bawah, awan akan
memantulkan radiasi infra merah balik ke permukaan, sehingga akan meningkatkan
efek pemanasan. Sebaliknya bila dilihat dari atas, awan tersebut akan
memantulkan sinar Matahari dan radiasi infra merah ke angkasa, sehingga
meningkatkan efek pendinginan. Apakah efek netto-nya pemanasan atau pendinginan
tergantung pada beberapa detail-detail tertentu seperti tipe dan ketinggian
awan tersebut. Detail-detail ini sulit direpresentasikan dalam model iklim,
antara lain karena awan sangat kecil bila dibandingkan dengan jarak antara
batas-batas komputasional dalam model iklim (sekitar 125 hingga 500 km untuk
model yang digunakan dalam Laporan Pandangan IPCC ke Empat
Umpan balik positif akibat terlepasnya
CO2 dan CH4 dari melunaknya tanah beku (permafrost)
adalah mekanisme lainnya yang berkontribusi terhadap pemanasan. Selain itu, es
yang meleleh juga akan melepas CH4 yang juga menimbulkan umpan balik
positif.
Kemampuan lautan untuk menyerap karbon
juga akan berkurang bila ia menghangat, hal ini diakibatkan oleh menurunya
tingkat nutrien pada zona mesopelagic sehingga membatasi pertumbuhan diatom
daripada fitoplankton yang merupakan penyerap karbon yang rendah.
c.Variasi Matahari
Variasi
Matahari adalah perubahan jumlah energi
radiasi yang dipancarkan olehMatahari. Terdapat beberapa komponen
periodik yang memengaruhi variasi ini, yang terutama adalah
siklus
Matahari11-tahunan (atau siklus bintik hitam Matahari),
selain fluktuasi-fluktuasi lainnya yang tidak periodik. Aktivitas Matahari
diukur dengan menggunakan satelit selama beberapa dekade terakhir setelah pada
waktu sebelumnya pengukuran dilakukan melalui variabel-variabel proksi.
Para ilmuwan iklim tertarik untuk mengetahui apakah variasi Matahari
berpengaruh terhadap Bumi.
d.Bocornya lapisan ozon
Ozon
terdiri dari tiga molekul oksigen dan amat berbahaya pada kesehatan manusia. Secara
alamiah, ozon dihasilkan melalui percampuran cahaya ultraviolet dengan atmosfer bumi dan membentuk suatu lapisan ozon pada ketinggian 50 kilometer.
Sebelum
energi matahari mencapai bumi,energi tersebut akan difilter terlebih dahulu
oleh lapisan ozon yang ada di atmosfer.Tetapi hasil penelitian menunjukkan
telah terjadinya penipisan lapisan ozon.
e.Kegiatan manusia yang merugikan
lingkungan
1)Pembakaran Hutan
Akhir-akhir ini manusia banyak melakukan pembakaran hutan untuk dijadikan lahan
pertanian, permukiman penduduk, dan untuk industri. Kawasan hutan yang
dijadikan lahan pertanian biasanya berubah menjadi tanah tandus dan gersang.
Hal ini karena setelah panen biasanya ladang ini akan ditinggalkan. Sistem
perladangan seperti ini disebut perladangan berpindah. Akhirnya hutan yang
dahulu menghijau menjadi tanah tandus dan gersang.
Ladang berpindah sebenarnya tidak merusak lingkungan yang berarti walaupun ada
tetapi tidak sebagai penyebab utama kerusakan hutan, karena sewaktu membakar
lahan selalu dijaga dan secara mereka memiliki kearifan untuk menjaga
lingkungan sebagai tempat mencari penghidupan. Kegiatan manusia yang
menimbulkan bahaya jauh lebih besar terhadap hutan adalah pembalakan atau
penebangan hutan secara liar.
2) Penambangan
Kegiatan penambangan juga dapat mengubah permukaan
bumi. Sebagian besar bahan tambang berada di dalam tanah. Pengambilan bahan
tambang dengan cara digali atau ditambang. Ada dua macam jenis penambangan
yaitu penambangan terbuka dan penambangan bawah tanah.
3)Penggunaan bahan bakar fosil yang
berlebihan
Bahan bakar fosil atau bahan bakar
mineral, adalah sumber daya alam yang mengandung hidrokarbon seperti batu bara, petrolium,dan gas alam. Penggunaan bahan bakar fosil ini telah menggerakan pengembangan industri dan
menggantikan kincir air, tenaga air, dan juga pembakaran kayu atau peat untuk panas.
Ketika
menghasilkan listrik,
energi dari pembakaran
bahan bakar fosil seringkali digunakan untuk menggerakkan turbin.
Generator tua seringkali menggunakan uap yang dihasilkan dari pembakaran untuk
memutar turbin, tetapi di pembangkit listrik baru gas dari pembakaran digunakan
untuk memutar turbin gas secara langsung.
Batubara sebagai salah satu contoh bahan bakar fosil
Pembakaran
bahan bakar fosil
oleh manusia merupakan sumber utama dari karbon dioksida yang merupakan salah satu gas rumah kaca yang dipercayai menyebabkan pemanasan global. Sejumlah kecil bahan bakar hidrokarbon
adalah bahan bakar bio yang diperoleh dari karbon dioksida di atmosfer dan oleh karena
itu tidak menambah karbon dioksida di udara.
B.Dampak
Pemanasan Global
a.Iklim mulai
tidak stabil
b.Peningkatan permukaan laut
c.Suhu global
cenderung meningkat
d.Gangguan ekologis
e.Kepunahan sejumlah besar spesies
f.Hilangnya terumbu karang
C.Cara Mencegah Pemanasan Global
a.Hemat
Pemakaian Listrik
b.Hemat Pemakaian Air
c.Manfaatkan
Sumber Energi Dari Alam Efisiensi
Penggunaan Kendaraan Bermotor